Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Kisah BUNRANG Pementasan Teater "Bunrang" Pada PTKSI #6 Surabaya (Full Version)

Gambar
Bunrang dan Tradisi yang PUNAH Budaya Cikoang Yang Dihancurkan oleh DI / TII  https://www.youtube.com/watch?v=dhvZOPnhFGk Video Dukumentasi Teater Pertunjukan Bunrang oleh Mahasiswa ISBI Sulawesi Selatan. mengangkat rekontruksi cerita Bunrang dari Tanah Cikoang  Maudhu Lompoa : merupakan tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar komunitas Muslim Cikoang di Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Dalam bahasa Makassar, Maudhu artinya maulid dan lompoa artinya besar. Maudhu Lompoa berarti Maulid Besar. Upacara #MaudhuLompoa ini berawal dari perayaan ka’do minyak (sesuai nama makanan yang disajikan yakni ka’do minyak atau nasi ketan) yang dilakukan oleh  Sayyid Jalaluddin pada tanggal 12 Rabiul Awal 1025 H, bertepatan dengan tanggal 11 November 1605. Perayaan tersebut dihadiri oleh para pembesar sembilan kerajaan besar sat itu, yaitu Sumbawa, Gowa, Bone, Luwuk, Sanrobone, Buton, Galesong, Binamu dan L...

ininnawa sabbarae

Gambar
"ininnawa sabbarae" Mistiknya Lagu Bugis Selain lagu “Paseng Riati/pesan dari lubuk hati yang dalam” ada juga satu lagu yang acapkali menjadi senandung kalangan Bugis pada waktu menidurkan anak-anaknya, yakni Ininnawa. Lagu penyejuk hati ini dikategorikan lagu-lagu Yabelale atau lagu nina bobok. Bahkan lagu Ininnawa lebih populer dibanding “Paseng Riati”. Sebagian orang memberinya judul ” Ininnawa Sabbarae “, namun lagu ini judul aslinya adalah “Ininnawa” artinya Hati Yang Tulus Ikhlas. Terdiri atas tujuh bait sakral. Makna syair tiap bait terhubung antara satu dengan yang lainnya. Syair lagu “Ininnawa Sabbarae” ini sudah ada sejak tahun 1912 Masehi. Sampai saat ini belum diketahu siapa penciptanya. Syair lagu Ininnawa Sabbarae ditemukan oleh seseorang yang tersimpan di dalam sebuah Ceropong (Batang Bambu Sejenis Teropong) dengan naskah lontara Bugis. Seperti kebiasaan orang Bugis masa lalu kalau ada surat yang dianggap penting mereka simpan dala...

#Performmirror #dance #theater #instituteofart

Gambar

#Pawai #Makassar 4 #wonderfulindonesia

Gambar

#PROFIL #DESA #MATTIROWALIE #2018

Gambar
Desa Mattirowalie merupakan salah satu desa yang berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Propinsi Sulawesi Selatan. Menurut sejarah desa bahwa sebelum masuk dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wilayah Desa Mattirowalie masuk dalam wilayah Kerajaan Kalola yang dipimpin oleh Datu Kalola. Adapun wilayah Kerajaan Kalola saat itu antara lain Mattirowalie, Sogi, Abbanuang, Kalola, Minangatellue, dan Tangkoli. Kondisi masyarakat pada kala itu masih mengenal hukum adat dan memiliki prinsip “Tana Rigella” yakni tanah yang memiliki sistem sendiri (otonomi) yang berarti bahwa masyarakatnya tidak tunduk pada Kerajaan Wajo dan Kerajaan Luwu tapi dilindungi oleh kedua Kerajaan tersebut. Kata “Rigella” berarti pohon kayu yang dikupas kulitnya atau semacam di cangkok. Salah satu wujud dari otonomi tersebut dapat dilihat dalam pengelolaan lahan pertanian yakni masyarakat mengikuti aturan-aturan yang ada dalam buku “Tunrung Datu Kalola” y...

AMBIGU

Gambar

Inside Indonesia - Sang Penjaga Pitarah Bugis

Gambar

Pawai Makassar 2019 episode #1

Gambar

Wisata Makassar videografi ISBI Sulawesi Selatan

Gambar